Oleh : disbudpar | 03 Maret 2016 | Dibaca : 5469 Pengunjung
|
|
| NGUSABA BANTAL DESA PENGLIPURAN |
Desa Adat Penglipuran sudah ada sejak 700-an tahun yang lalu, yaitu pada zaman kerajaan Bangli. Berdasarkan keterangan para sesepuh/ penglingsir, desa Penglipuran merupakan sepihan dari desa Bayung Gede, Kintamani. Kata Penglipuran berasal dari kata “Pengeling dan Pura” yang artinya pengeling. Eling = ingat/ mengingat dan pura = tempat/ benteng/ tanah leluhur. Jadi penglipuran artinya ingat kepada tanah leluhur/ tempat asal mulanya. Hal ini didasarkan pada alasan bahwa pendahulu/ leluhur Desa Penglipuran berasal dari Desa Bayung Gede, Kintamani.
Desa Adat Penglipuran merupakan salah satu Desa Wisata yang ada di Kabupaten Bangli dengan berbagai keunikan budaya dan prestasinya. Desa ini pernah menjadi juara 2 Nasional penghargaan Cipta Awards dan penghargaan Home Stay terbaik se Indonesia. Desa Penglipuran juga merupakan peringkat ketiga Desa Terbersih di Dunia setelah Desa Giethoorn, Belanda dan Desa Mawlynnong, India. Selain itu juga Desa ini memeiliki berbagai event budaya seperti Ngusaba Ngakan, Ngusaba Paruman serta yang Ngusaba yang berlangsung menjelang Hari Raya Nyepi yaitu Ngusaba Bantal.
Tahun 2016 ini acara Ngusaba Bantal dilaksanakan pada tanggal 3 Maret 2016 yang mana prosesi persiapannya sudah berlangsung sejak akhir Februari.
Upacara Ngusaba Bantal, yang bertempat di pura Ratu Sakti Mas Ayu Manik Melasem dilaksanakan setiap satu tahun sekali tepatnya pada sasih kesanga, yaitu sebelum hari raya nyepi. Di mana lima hari sebelum puncak upacára, warga memberitahukan kepada warga yang lain (mepengarah) dengan ucapan “mepenge baas ketan”, yang artinya mempersiapkan beras ketan. Pada upacara ngusaba mi hanya menggunakan sarana jajan bantal serta buah-buahan.
Disebut Ngusaba Bantal karena banten yang dipersembahkan sebagian besar terbuat dari jajan banten, yaitu sejenis penganan yang terbuat dri ketan, gula, garam, kelapa dan berbentuk seperti bantal.
SELAMAT TAHUN BARU 2026
171Rahajeng Rahinan Galungan & Kuningan
1475INFORMASI KUNJUNGAN DESA WISATA PENGLIPURAN
900Rahajeng Rahinan Galungan Lan Kuningan
1913DIRGAHAYU KOTA BANGLI KE 820
KEPALA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KAB. BANGLI
I WAYAN DIRGA YUSA, AP, M.SI